Pengrajin Batu Akik di IBC
23 March 2016

Ginar Sidabalok salah satu pengrajin batu akik berasal dari Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Walaupun saat ini batu akik tidak menjadi trend lagi  berbeda dengan 2 tahun sebelumnya harga akik melambung tinggi, kebanyakan pengrajin batu akik yang didominasi berasal dari jawa Timur. Pengusaha ini tetap terus tekun di dunia batu akik, walaupun tetap mejalani usaha – lain diluar batu akik agar dapat memenuhi kebutuhan dapurnya.

Menurut  pria 42 Tahun ini  Trend batu akik emang sudah turun dan bersifat musiman, harga jual juga menurun, tetapi kolektor dan penganggum  akik masih banyak, karena dengan memakai cincin akik dengan bermata batu mulia akan membuat kagum orang yang melihatnya

 Kini beliau memiliki beberapa mesin pencetak dan pemotong batu, masing-masing mesin dapat menghasilkan pendapatan sekitar 50.000  -  200.000 rupiah per hari dari usaha memoles akik, gosok akik  atau mengganti model gagang cincin

Jenis batu yang dijual saat ini  adalah :

1.       Black Oval

2.       Fire Oval

3.       Recatam

4.       Kalimaya

5.       Kecubung Ametis

Yang masih menurut beliau masing – masing batu tersebut memiliki masing-masing khasiatnya sepert i:

a.       Memberikan kekebalan terhadap serangan penyakit

b.       Menambahkan kewibawaan

c.       Membawa rejeki

d.      Memberikan rasa percaya diri

e.       Melancarkan peredaran darah

f.        Membawa keberuntungan/hoki

 

Ada beberapa alasan  mengapa trend batik menurun adalah :

 

1.   Popularitas batu akik menurun lantaran batu tersebut bukan barang mulia, seperti emas dan sejenisnya. Oleh karena itu, jika digunakan untuk investasi, batu akik dianggap rawan. Namun, jika batu akik dimanfaatkan sebagai hobi, maka hal tersebut sah-sah saja.

2.   Batu akik juga mirip produk fashion yang mengikuti tren. Jika tren itu meningkat, maka permintaan cepat naik. Harganya pun menjadi ikut naik karena permintaan yang cukup banyak.

3.   Selain itu, batu akik juga dinilai terlalu cepat booming. Dengan demikian, batu akik cepat masuk tahap maturity atau kedewasaan dalam siklus tren, dan setelah itu pasti menurun.

4.   Banyak yang beli batu akik untuk sekadar gaya-gayaan, dan tidak mau disebut ketinggalan zaman, Ini yang memicu permintaan tinggi beberapa waktu lalu, kemudian harganya jatuh.

5.   Penjual batu akik pun relatif banyak dan mudah di dapat tetapi sulit jual, inilah yang membuat harga batu akik menurun seperti sekarang ini

 

 

Ginar Sidabalok juga mengatakan  pasar  di bisnis batu ini masih ada karena masih ada penggemarnya seperti ada nilai seni didalam akik sehingga  harus kreatif dan  selalu berinovasi itu kuncinya.